BEKASI – Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Bomer Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas Grand Launching Forum Komunikasi Human Resources Development (FORKOM HRD) BEKAPURS yang digelar di Hotel Lakeside Bekasi, Sabtu (10/10/2026).
Bomer yang hadir sebagai Pembina FORKOM HRD BEKAPURS memberikan ucapan selamat kepada seluruh tim inisiator, di antaranya Yosminaldi, H. Budiyanto, Faisal Tanjung, serta para praktisi HRD yang telah berkontribusi dalam membangun forum komunikasi lintas wilayah tersebut.
Ia berharap FORKOM HRD BEKAPURS dapat berkembang menjadi forum unggulan yang menginspirasi kolaborasi praktisi HRD di seluruh Indonesia, khususnya dalam menghadapi perubahan dunia industri dan tantangan pengelolaan sumber daya manusia.
Manusia Menjadi Kunci Menghadapi Industri 4.0 dan 5.0
Dalam pandangannya, perkembangan industri yang semakin cepat menuntut para praktisi Human Resources Development (HRD) untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.
Transformasi menuju Industri 4.0 ditandai dengan pemanfaatan teknologi digital, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan integrasi sistem produksi. Sementara itu, konsep Industri 5.0 mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih berpusat pada manusia, dengan memperhatikan kreativitas, ketahanan, dan keberlanjutan.
Dalam menghadapi perubahan tersebut, manusia tetap menjadi faktor kunci. Teknologi dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi kualitas sumber daya manusia menentukan bagaimana teknologi dimanfaatkan secara efektif, bertanggung jawab, dan memberikan nilai tambah.
Karena itu, praktisi HRD dituntut tidak hanya memahami administrasi kepegawaian, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi, membangun budaya kerja yang adaptif, serta mempersiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan kebutuhan industri.
FORKOM HRD BEKAPURS Harus Menjadi Organisasi Pembelajar
Bomer juga menekankan pentingnya membangun semangat sebagai organisasi pembelajar atau learning organization. Dalam menghadapi perubahan industri, para praktisi HRD perlu terus belajar, berbagi pengalaman, mengevaluasi praktik kerja, dan mengembangkan pengetahuan secara berkelanjutan.
Semangat tersebut diharapkan tumbuh di antara seluruh anggota FORKOM HRD BEKAPURS yang berasal dari Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang.
Melalui kolaborasi lintas wilayah, forum ini memiliki peluang untuk menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, sekaligus memperkuat kemampuan praktisi HRD dalam merespons persoalan ketenagakerjaan.
Bagi Bomer, perjalanan pengembangan sumber daya manusia masih panjang. Perubahan teknologi, dinamika hubungan industrial, serta kebutuhan kompetensi baru akan terus menuntut kesiapan para profesional HRD untuk meningkatkan kapasitasnya.
Oleh karena itu, semangat belajar bersama dan saling mendukung perlu menjadi bagian dari budaya forum agar keberadaannya memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun dunia industri.
Apresiasi untuk Para Inisiator dan Seluruh Anggota
Bomer menyampaikan selamat kepada seluruh tim yang telah menggagas dan merealisasikan FORKOM HRD BEKAPURS. Ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada kegiatan peluncuran, tetapi terus berkembang melalui program yang terarah dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Apresiasi tersebut juga ditujukan kepada seluruh anggota yang bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pemikiran untuk membangun komunikasi lintas organisasi HRD.
Keberhasilan forum, menurut semangat yang ingin dibangun, tidak hanya ditentukan oleh para inisiator atau pengurus, tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh anggota dalam mengembangkan gagasan dan menjalankan program bersama.
FORKOM HRD BEKAPURS diharapkan dapat menjadi wadah yang mendorong peningkatan kompetensi praktisi, memperkuat hubungan industrial, dan memperluas kontribusi HRD dalam mendukung kemajuan industri Indonesia.
Tetap Semangat dan Berkontribusi
Kehadiran Bomer dalam kegiatan tersebut juga menjadi perhatian karena ia tetap menyempatkan diri hadir meskipun dalam kondisi kurang sehat.
Kehadirannya mencerminkan dukungan terhadap pengembangan forum dan pentingnya membangun kebersamaan di antara para praktisi HRD.
Ia berharap seluruh anggota FORKOM HRD BEKAPURS terus menjaga semangat, memperkuat solidaritas, dan berani mengambil peran dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dengan semangat “Berhimpun dalam Kemandirian”, FORKOM HRD BEKAPURS diharapkan berkembang menjadi forum yang tidak hanya mempererat hubungan profesional, tetapi juga melahirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia.
Harapan besarnya, BEKAPURS dapat menjadi salah satu rujukan kolaborasi praktisi HRD di Indonesia, dengan manusia sebagai pusat pengembangan, teknologi sebagai pendukung, serta pembelajaran berkelanjutan sebagai fondasi menghadapi transformasi industri. (Hd)



